Jumat, 04 Juni 2010

Ongkos Dan Penerimaan



PENGERTIAN ONGKOS PRODUKSI
Ongkos produks yaitu segala biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi.
Ongkos produksi terbagi atas dua yaitu:
1. Ongkos produksi jangka pendek
2. Ongkos produksi jangka panjang
Selain itu ada lagi pengertian lain dari ongkos:
1. Biaya Ekonomi yaitu ongkos yang dikeluarkan atas penggunaan semua faktor produksi untuk menghasilkan output tertentu
2. Biaya Akuntans, yaitu ongkos yang pengertiannya hampir sama dengan economic cost, tetapi ongkos disini dinyatakan secara tegas dalam pembukuan
MACAM-MACAM ONGKOS
1. Biaya Tetap merupakan balas jasa dari pada pemakaian faktor produksi tetap
2. Biaya tidak tetapaitu merupakan biaya yang dikeluarkan sebagai balas jasa atas pemakaian variabel faktor, yang besar kecilnya dipengaruhi langsung oleh besar kecilnya output.
3. Biaya Totalyaitu merupakan jumlah keseluruhan dari biaya tetap dan biaya tidak tetap.
4. Biaya Rata-ratamerupakan ongkos persatu satuan output; baik untuk biaya rata-rata tetapdan biaya rata-rata variabel dan rata-rata totaldiperoleh dengan jalan membagi biaya Total dengan jumlah output yang dihasilkan.
5. Biaya Marginalmerupakan biaya tambahan yang diakibatkan dari penambahan satu-satuan unit output.
6. Biaya Tetap Rata-Ratabiaya hasil bagi biaya tetap dengan jumlah yang dihasilkan.
7. Biaya Variabel Rata-Ratadiperoleh dengan jalan membagi biaya variabel dengan jumlah produk yang dihasilkan.
faktor produksi dapat dibedakan menjadi tiga , yaitu:
Fixed factor, yaitu faktor-faktor produksi yang tetap digunakan dalam setiap proses produksi.
Variable Factor, yaitu faktor-faktor produksi yang sifatnya berubah dapat ditambah/dikurangi dalam setiap kali proses produksi.
The Long Run Period, yaitu suatu keadaan dimana jumlah barang yang dapat ditawarkan dipasar tidak terbatas, dapat ditambah terus sebanyak kebutuhan, maka seluruh faktor produksi bersifat variabel faktor.
Penerimaan(revenue)
PENGERTIAN PENERIMAAN
penerimaan adalah jumlah uang yang diperoleh dari penjualan sejumlah output atau dengan kata lain merupakan segala pendapatan yang diperoleh oleh perusahaan
JENIS-JENIS PENERIMAAN
a. Total penerimaan yaitu total penerimaan dari hasil penjualan.
b. Penerimaan rata-rata yaitu rata-rata penerimaan dari per kesatuan produk yang dijual atau yang dihasilkan
c. Penerimaan Marginalyaitu penambahan penerimaan atas TR sebagai akibat penambahan satu unit output.
Penjelasan Jenis-jenis Penerimaan
1. Total penerimaan (Total revenue : TR), yaitu total penerimaan dari hasil penjualan.
Pada pasar persaingan sempurna, TR merupakan garis lurus dari titik origin, karena harga yang terjadi dipasar bagi mereka merupakan suatu yang datum (tidak bisa dipengaruhi), maka penerimaan mereka naik sebanding (Proporsional) dengan jumlah barang yang dijual.
Pada pasar persaingan tidak sempurna, TR merupakan garis melengkung dari titik origin, karena masing perusahaan dapat menentukan sendiri harga barang yang dijualnya, dimana mula-mula TR naik sangat cepat, (akibat pengaruh monopoli) kemudian pada titik tertentu mulai menurun (akibat pengaruh persaingan dan substansi).
2. Penerimaan rata-rata (Avarage Total revenue: AR), yaitu rata-rata penerimaan dari per kesatuan produk yang dijual atau yang dihasilkan, yang diperoleh dengan jalan membagi hasil total penerimaan dengan jumlah satuan barang yang dijual.

3. Penerimaan Marginal (Marginal Revenue : MR), yaitu penambahan penerimaan atas TR sebagai akibat penambahan satu unit output.
Dalam pasar persaingan sempurna MR ini adalah konstan dan sama dengan harga (P), dan berimpit dengan kurva AR atau kurva permintaan, bentuk kurvanya horizontal.
Dalam pasar persaingan tidak sempurna MR, menurun dari kiri atas kekanan bawah dan nilainya dapat berupa :
1. Positif;
2. Sama dengan nol;
3. Negatif.
Bentuk matematis secara sederhana dapat ditulis :
TR = P x Q
P x Q
AR = TR : Q atau Q = P
dTR
MR = dQ = TRn – TRn-1
Dalam bentuk tabel dapat diperlihat sebagai contoh berikut :
1. Untuk kasus harga tetap/kurva permintaan mendatar.
Tabel 2 .

Data jumlah Produksi, ongkos dan Penerimaan Produksi.
Q AR = P TR TC AC=TC/Q II MR MC
0 100 0 145 - -145 - -
1 100 100 175 175 -75 100 30
2 100 200 200 100 0 100 25
3 100 300 220 75,3 80 100 20
4 100 400 250 62,5 150 100 30
5 100 500 300 60 200 100 50
6 100 600 370 61,6 230 100 70
7 100 700 460 65,7 240 100 90
8 100 800 570 71,3 230 100 110
Gambar dari tabel diatas dapat digambarkan dengan dua cara :
Marginal analysis dan Total analysis

Sumber :
• www.google.com
• http://faizulmubarak.wordpress.com

0 komentar:

Posting Komentar