Jumat, 22 Juni 2012

NORMA


NORMA
Norma adalah   pedoman / aturan  berperi laku  dalam  kehidupan  masyarakat .aturan itu mengingat  semua  anggota masyarakat  yang bersangkutan  dan mengandung  sanksi  tertentu  bagi  warga  yang melangarnya . norma  memungkinkan  kehidupan  bersama umat  manusia  lebih beradap .
Macam  -macam norma  yaitu norma agama , norma kesusilaan ,adat –istiadat , norma kesopanan , kebiasan , dan norma hukum .
1.  norma  agama  adalah  serangkaian  petunjuk  hidup  manusia  yang dipercayai oleh sebuah  kelompok  keagamaan tertentu .
2. norma kesusilaan  adalah serangkaian  petunjuk  hidup  manusia  yang  berasal  dari hati nurani kita.
3. adat – istiadat  adalah  serangkaian  petunjuk  hidup manusia  yang  terdiri dari  nilai –nilai  budaya, sistem norma ,sistem hukum , dan aturan –aturan  khusus.
4. norma  kesopanan  adalah  petunjuk hidup  manusia  yang berasal  dari masyarakat .
5.norma kebiasaan  adalah  tindakan  yang  lazim / umum  dilakukan masyarakat
6. norma  hukum  adalah  serangkaian  petunjuk hidup  manusia  yang  di buat oleh lembaga ,orang ,badan, yang  berwewenang
Peraturan pada hakikatnya adalah tata petunjuk ,kaidah ,ketentuan )yang  di buat untuk  mengatur  perilakuaan  manusia  agar tercipta  kebaikan  bersama.
-          Mengwujudkan  keteraturan  hidup bersama
-          Proses  penyusunannya  berlangsung  secara  demokeratis .
Hakim adalah serangkain  peraturan  yang memenuhi  beberapa  syarat  seperti
-          Mengatur perilaku  manusia .
-          Dibuat oleh pejabat  yang berwewengan  dalam  kehidupan  bernegara  hukum  tidak  hanya  ketertipannya .
-          Memungkinkan  perlindungan .






Negara  hukum  mempunyai  beberapa  ciri  sebagai berikut
-   supremasi  hukum  ; artinya  segala urusan dan penyelesaian  masalah  dalam  kehidupan  negara  harus  di dasarkan  pada  hukum  .
- pembagian  kekuasaan ; artinya  ,kekuasaan  negara   tidak  terpusat  pada seseorang  penguasa.  Kekuasaan  negara   dipengang  oleh tiga lembaga  yaitu  lembaga legislatif , eksekutif ,dan  yudikatif

PROKLAMASI  KEMERDEKAAN
Peristiwa  penting  yang mendorong   bangsa indonesia  segera memproklamasi  kemerdekaan
-          Bom atom  dijatuhkan  di hirosima pada tanggal 6 agustus  dan  di nagasaki  pada tanggal  9 agustus  1945
-           Jepang  menyerah  tanpa  syarat  kepada  pihak  sekutu
Naskah dalam proklamasi  diungkapkan  secara jelas  bahwa  proklamasi  merupakan  sebiah peristiwa  yang dinanti – nantikan  oleh bangsa  indonesia   untuk  lepas   dari  belenggu   penjajah
Makna proklamasi  kemerdekaan
-          Proklamasi  kemerdekaan  indonesia  merupakan  pernyataan   resmi  berdirinya   negara  republik indonesia .
-           Dengan proklamasi , berdiri tata hukum  dan tata  negara  baru ,  yaitu  tata hukum  dan tata negara republik  indonesia .

Ber hubungan  dengan  tata  negara  dan tata  hukum baru  itu , pada sidang PPKI
-          Mensahkan  dasar  negara  pancasila   seperti  yang  tercantum  dalam  pembukaan UUD 1945
-          Mensahkan UUD 1945
-          Memiliki  soekarno  sebagai  presiden  dan  moh. Hatta   sebagai  wakil presiden
-           Untuk  sementara  waktu  presiden  dan wakil presiden  dibantu  oleh komite nasional







PERLINDUNGAN  dan PENEGAKAN  HAK ASASI MANUSIA (HAM )
Hak asasi manusia  adalah  hak dan kebebasan  fundamental ,  yang bersember  pada  kodrat  manusia  sebagai  makhluk  ciptaan  tuhan yang  maha Esa ,
Secara  garis  besar  ada tiga kelompok  HAM :

-           Hak  sipil  dan politik , yaitu  hak –hak  yang   bertujuan   untuk memastikan  bahwa  tiap  orang    memiliki  kebebasan  dalam  kehidupan  pribadi  serta  kebebasan  untuk  ikut –serta  dalam  kehidupan  politik  tanpa  rasa   takut    terhadap hukum  yang beralasan .
-           Hak ekonomi , sosial , dan budaya  adalah  hak –hak yang  bertujuan   untuk menjamin  bahwa setiap   orang   dapat  memenuhi  kebutuhan  pokok  untuk  bisa  bertahan  hidup  dan  meningkatkan  taraf hidup  mereka
-           Hak –hak  pembangunan , yaitu  hak setiap  orang  untuk  menikmati   hasil –hasil   pembangunan   seperti  :  lingkungan  hidup sehat ,  perumahan  yang  layak , dan  pelayanan  kesehatan  yang  memanadai
Hukum  HAM  di indonesia   diatur dalam  konstitusi   ( UUD 1945)  amademen  . selain   itu masih  ada lagi  beberapa  pelaturan  perundang –undang  HAM  di antaranya
-          UU NO . 9 TAHUN 1998   tentang  kemerdekaan  menyampaikan  pendapat di muka  umum
-          UUNO 39 TAHUN 1999 tentang  hak asasi manusia 
-          UU NO 26 TAHUN 2000 tentang  pengadilan HAM
-          UU NO 23 TAHUN 2002 tentang perlindingan  anak
PERLINDUNGAN  TERHADAP  HAM  BEGITU PENTING  KARENA  PERLINDUNGAN  HAM   MEMUNGKINKAN
-          Setiap warga  masyarakat  bisa  merealisasikan  HAM  secara   wajar
-          Pihak  atau orang lain tidak semena –mena  melanggar HAM.
-          Adanya  tindakan  penegakan  HAM , apabila HAM  itu  dilanggar
-           Dijatuhi sanksi  bagi pihak  mana pun  yang berani melangar HAM
KEMERDEKAAN  MENGEMUKAKAN  PENDAPAT
Hak  kemerdekaan  mngemukakan  pendapat
-          Hak  untuk  memperoleh  dan menyampaikan  berbagai  gagasan  dam informasi
-          Menyampaikan  pendapat
-           Melalukan  debat  secara kritik
-           Melakukan   penolakan
-          Melakukan  oposisi
                                                                                                                                                                                                      

Dalam  menyampaikan  pendapat  kita harus  memperhatikan  lima asas :
-          Keseimbangan  antara  hak  dan kewajiban
-          Musyawarah  dan mufakat
-          Kepastian  hukum  dan keadilan
-          Proporsionalitas
-          Manfaat
Ada  berbagi  cara  mengemukakan  pendapat  dan pikiran
-          Secara lisan , seperti dialog , pidato , dan  diskuisi
-          Secara tertulis , seperti petisi  gambar  ,pamflet , poster , brosur , selebaran , dan  spanduk .
-          Cara  lainnya, seperti  sikap  membisu  dan  mogok makan
-          Gabungan  cara lisan ,  tertulis, dan cara  lain , seperti  unjuk rasa  atau demonstrasi  ,pawai , rapat  umum , mimbar bebas
Hak  kemerdekaan  mengamukakan  pendapat  di muka  umum 
-          melindungi  hak asasi manusia
-          menghargai  asas legilatif
-          menghargai  prinsip  praduga  tidak  bersalah .
-          menyelanggarakan  pengamanan
Tanda  adanya  tanggung jawab  dalam  mengemukakan  pendapat  di muka umum
  • -          Menghormati   hak –hak  dan kebebasan  oramg lain  untuk  hidup  aman , tertib dan damai .
  • -           Menghormati  aturan –aturan  moral  yang  dihayati  dalam  masyarakat
  • -          Menaati  hukum  dan  perundang –undang  yang  berlaku
  • -           Memelihara  dan mengwujudkan  keamanan  dan ketertiban  umum .
  • -          Memelihara  persatuan  dan  kesatuan   bangsa
  • Mempunyai  hak , dalam  mengemukakan  pendapat  dimuka umum  kita  berkewajiban :
  • -          Menghormati  hak –hak  dan kebebasan  orang lain .
  • -          Menghormati  aturan moral  yang  diakui  umum .
  • -          Menaati   hukum  dan  ketentuan  perundang –undang  yang  berlaku 
  • -          Menjaga dan  menghormati  keamanan  dan ketertiban  umum .
  • -          Menjaga  keutuhan  peraturan  dan  kesatuan  bangsa 

www.google.com

Wisata Museum Menarik di Kota Jakarta


Wisata Museum Menarik di Kota Jakarta

Daftar nama museum berikut terletak di sekitar Ibukota DKI Jakarta lengkap beserta tanggal peresmian, lokasi, koleksi museum, jam buka dan harga tiket masuk. Wisata museum-museum sejarah Indonesia yang menarik diantaranya sebagai berikut:

Jakarta Pusat
  • Museum Joang 45
    Diresmikan Pada: Tahun 1974
    Lokasi: Jalan Menteng Raya 31, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.
    Koleksi: Benda-benda peninggalan para pejuang Indonesia (mobil dinas resmi Presiden dan Wakil Preseden RI Pertama, Mobil Peristiwa Pemboman di Cikini, Foto-foto dokumentasi, lukisan yang menggambarkan perjuangan 1945-1950an, dan patung-patung tokoh perjuangan).
    Fasilitas:
    - Ruang Pameran Tetap dan Temporer dengan pojok multi media, Bioskop Joang 45, Studio penayangan film-film dokumenter dan film perjuangan lama.
    - Perpustakaan referensi sejarah ilmiah, dilengkapi komik-komik perjuangan untuk bacaan anak, Childrenroom, ruang khusus untuk kreativitas anak dilengkapi game komputer pahlawan, mewarnai, puzzle, dan permainan knock-down.
    - Foto Studio, menyediakan kostum para pejuang untuk dikenakan pengunjung dan foto instan.
    - Souvenir Shop.
    - Plaza untuk aktivitas outdoor berupa Teater Anak.
  • Museum Taman Prasasti
    Diresmikan Pada: 9 Juli 1977
    Lokasi: Jalan Tanah Abang No. 1, Jakarta Pusat.
    Koleksi: Berbagai prasasti dari zaman Belanda dan sebelumnya, makam tokoh Belanda, Inggris dan Indonesia atau Hindia Belanda.
    Waktu Buka: Selasa-Minggu pukul 09.00-15.00
    Tiket Masuk: Rp 1.000 - 2.000
  • Museum Nasional Indonesia
    Diresmikan Pada: 28 Mei 1979
    Lokasi: Jl. Medan Merdeka Barat 12, Jakarta Pusat.
    Koleksi: Benda-benda kuno dari seluruh Nusantara (Arca, prasasti, barang kerajinan, dll)
  • Museum Sumpah Pemuda
    Diresemikan Pada: 20 Mei 1974
    Lokasi: Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat.
    Koleksi: Foto dan benda-benda sejarah Sumpah Pemuda 1928, foto kegiatan organisasi pemuda sebanyak 2.117 koleksi, patung tokoh pemuda, dokumen perjuangan, diorama, lukisan, piringan hitam, atlas sekolah zaman Belanda, dll).
    Waktu Buka: Selasa - Jumat pukul 08.00-15.00, Sabtu dan Minggu pukul 08.00-14.00
Jakarta Utara
  • Museum Bahari
    Diresmikan Pada: 7 Juli 1977
    Lokasi: Jalan Pasar Ikan No. 1 Sunda Kelapa.
    Koleksi: Berbagai jenis perahu tradisional, kapal zaman VOC, miniatur kapal modern, perlengkapan pelayaran, koleksi biota laut, dll)

Jakarta Barat
  • Museum Fatahillah
    Diresmikan Pada: 30 Maret 1974
    Lokasi: Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat.
    Koleksi: Perjalanan sejarah Jakarta, replika peninggalan masa Tarumanegara dan Pajajaran, hasil penggalian arkeologi di Jakarta, mebel antik mulai dari abad ke-17 sampai 19, keramik, gerabah, batu prasasti, koleksi tentang kebudayaan Betawi, numismatik, dan becak.
  • Museum Seni Rupa dan Keramik
    Diresmikan Pada: Tahun 1990
    Lokasi: Jalan Pos Kota No 2, Kotamadya Jakarta Barat
    Koleksi: Hasil karya seniman-seniman Indonesia sejak kurun waktu 1800-an hingga saat sekarang, patung-patung, koleksi keramik dari beberapa daerah Indonesia dan mancanegara, seni kreatif kontemporer.
  • Museum Bank Mandiri
    Diresmikan Pada: 2 Oktober 1998
    Lokasi: Jl. Lapangan Stasiun No. 1, Jakarta Barat
    Koleksi: perlengkapan operasional bank, surat berharga, mata uang kuno (numismatik), brandkast, peti uang, mesin hitung uang mekanik, kalkulator, mesin pembukuan, mesin cetak, alat pres bendel, dll)
Jakarta Selatan
  • Museum Satria Mandala
    Diresmikan Pada: Tahun 1972
    Lokasi: Jalan Gatot Subroto, Jakarta
    Koleksi: Ranjau, rudal, torpedo, tank, meriam, helikopter, pesawat terbang, benda bersejarah yang berkaitan dengan TNI, diorama, dll)

Jakarta Utara
  • Museum Serangga dan Taman Kupu-kupu
    Diresmikan Pada: 20 April 1993
    Lokasi: Taman Mini Indonesia Indah
    Koleksi: Berbagai jenis serangga dunia, diorama, peta serangga Indonesia, dll.
    Di TMII terdapat juga Museum Komodo dan Taman Reptil, Museum Keprajuritan Indonesia, Museum Transportasi, Museum Olahraga, dan masih banyak museum lainnya.
Referensi : id.wikipedia.org

Jumat, 01 Juni 2012

PENGUJIAN SOFTWARE DEVELOPER

PENGUJIAN SOFTWARE DEVELOPER

Sebuah strategi, untuk pengujian software mengintegrasikan metode desain kasus pengujian software kedalam langkah-langkah terencanaan yang tersusun rapi sehingga menghasilkan konstruksi software yang sukses. Yang terpenting adalah strategi pengujian software menyediakan jalan bagi software developer, organisasi penjamin kualitas dan pelanggan karena jalan ini mendeskripsikan langkah-langkah yang akan dipakai sebagai bagian dari pengujian yaitu ketika langkah-langkah ini direncanakan dan kemudian dijalankan lalu dapat diketahui berapa banyak usaha, waktu dan sumber daya yang akan diperlukan. Oleh karena itu, strategi pengujian manapun harus menyertakan perencanaan pengujian, desain kasus pengujian, pelaksanaan pengujian dan koleksi serta evaluasi data resultan.

Strategi pengujian software haruslah cukup fleksibel untuk mempromosikan kreatifitas dan customisasi yang diperlukan bagi pengujian semua system software berskala besar. Pada saat yang sama, strategi haruslah cukup kaku untuk mempromosikan perencanaan yang layak dan tracking manajemen sebagai jalannya proyek.
Shooman[SHO83] :
Dalam berbagai bentuk, pengujian atau testing adalah proses yang bersifat individu dan banyaknya jenis perbedaan dari variasi pengujian sebanyak perbedaan dalam pendekatan pengembangan. Dalam beberapa tahun, pertahanan kita menghadapi error dalam pemrograman hanyalah desain yang hati-hati dan kecerdasan alami dari programmer. Sekarang kita berada pada masa dimana teknik desain modern [dan review dari teknik formal] membantu kita untuk menurunkan jumlah dari error yang terinisialisasi dan tidak dapat dipisahkan dari kode. Dengan cara yang sama, metode pengujian yang berbeda diawali untuk mengikat error kedalam beberapa pendekatan dan filosofi yang berbeda.
Pendekatan dan filosofi inilah yang akan disebut strategi.
Pendekatan strategi dalam pengujian software
Pengujian atau testing adalah aktifitas yang dapat direncanakan kedepannya dan penyelenggaraannya secara sistematis. Karena alasan ini untuk pengujian software haruslah didefinisikan dalam proses rekayasa perangkat lunak atau software engineering.
Sejumlah strategi pengujian software telah diusulkan dalam literatur. Semuanya menyediakan developer software dengan template untuk pengujian dan semuanya memiliki memiliki karakteristik umum:
— Testing dimulai pada level modul dan bekerja keluar kearah integrasi pada sistem berbasiskan komputer
— Teknik testing yang berbeda sesuai dengan poin-poin yang berbeda pada waktunya
— Testing diadakan oleh software developer dan untuk proyek yang besar oleh group testing yang independent
— Testing dan Debugging adalah aktivitas yang berbeda tetapi debugging harus diakomodasikan pada setiap strategi testing
Sebuah strategi untuk pengujian software harus mengakomodasi pengujian tingkat rendah yang diperlukan untuk memverifikasi segmentasi source code yang kecil apakah telah dengan benar diimplementasikan sebaik pengujian pada pengujian tingkat tinggi yang memvalidasi fungsi system utama dalam menghadapi kebutuhan pelanggan. Sebuah strategi haruslah menyediakan petunjuk bagi praktisi dan manajer. Karena langkah-langkah dalam strategi pengujian terjadi pada saat tekanan deadline meningkat, kemajuan harus terukur dan permasalahan harus diketahui secepat mungkin.
Verifikasi dan Validasi
Pengujian Software adalah satu elemen dari sebuah topik broader yang sering diartikan sebagai
è Verifikasi dan Validasi (V&V)
Verifikasi : menunjuk ke kumpulan aktifitas yang memastikan bahwa software mengimplementasi sebuah fungsi spesifik.
Validasi : menunjuk ke sebuah kumpulan berbeda dari aktivitas yang memastikan bahwa software yang telah dibangun dapat di-trace terhadap kebutuhan customer.
Boehm [BOE81]:
Verifikasi: “Apakah kita membangun produk dengan baik?”
Validasi: “Apakah kita membangun produk yang baik?”
Defenisi V&V meliputi banyak aktifitas SQA, termasuk review teknis formal, kualitas dan audit konfigurasi monitor performance, tipe yang berbeda dari pengujian software study feasibility dan simulasi.
Mendapatkan Kualitas Software
ardi1
[gambar 1]
— Metode software engineering menyediakan dasar dari mutu yang mana yang akan dipakai.
— Metode Analysis, design and Construction berupa tindakan untuk meningkatkan kualitas dengan menyediakan teknik yang seragam dan hasil yang sesuai dengan keinginan.
— Metode Formal Technical Reviews menolong untuk memastikan kualitas kerja produk merupakan hasil konsekuensi dari setiap langkah software engineering.
— Metode Measurement diberlakukan pada setiap elemen dari konfigurasi software
— Metode Standards and Procedures membantu untuk memastikan keseragaman dan formalitas dari SQA untuk menguatkan dasar “filosofi kualitas total”
— MetodeTesting menyediakan cara terakhir dari tingkat kualitas mana yang dapat dicapai dan dengan praktis dapat mengetahui letak error.
Organisasi Pengujian Software
Obyektif pengujian: tidak menutup error(defects) pada software, termasuk error pada:
- kebutuhan dari analisa kebutuhan
- desain terdokumentasi dalam spesifikasi desain
- coding (implementasi)
- sumber sistem dan lingkungan sistem
- masalah-masalah hardware dan interface-nya terhadap software
Pengujian Software dapat dipertimbangkan secara psikologi dihancurkan(destructive).
Siapa yang terlibat dalam pengujian software?
- developer
- tester (test engineer) di ITG
- SQA group
Organisasi pengujian software:
- Individual tester dalam sebuah tim pengembang
- Independent test group (ITG)
Sebuah Strategi Pengujian Software
ardi2
Diagram diatas menunjukkan dua langkah yaitu proses rekayasa perangkat lunak(software engineering) dan proses strategi pengujian perangkat lunak. Untuk proses software engineering :
— Software Engineering mendefinisikan peran dari software dan mengarahkan ke software requirement analysis, sebagai pusat kriteria informasi, fungsi, perilaku, performa, batasan dan validasi dari software yang dibangun.
— Bergerak kedalam sepanjang spiral, hingga design dan terakhir proses koding (code).
Untuk proses strategi pengujian perangkat lunak :
— Dimulai dari Unit Testing yang dikonsentrasikan pada setiap unit software seperti yang diterapkan dalam source code
— Kemudian bergerak keluar hingga ke integration testing dimana fokus pada desain dan konstruksi pada arsitektur software.
— Kemudian bergerak lagi hingga ke validation testing dimana kebutuhan dibentuk sebagai bagian dari software requirement analysis yang divalidasi berdasarkan software yang dibentuk.
— Terakhir pada system testing dimana software dan element system lainnya dites secara keseluruhan
Langkah-langkah Pengujian Software
ardi3
Terdapat 4 langkah yaitu:
— Unit testing-testing per unit yaitu mencoba alur yang spesifik pada struktur modul kontrol untuk memastikan pelengkapan secara penuh dan pendeteksian error secara maksimum
— Integration testing –testing per penggabungan unit yaitu pengalamatan dari isu-isu yang diasosiasikan dengan masalah ganda pada verifikasi dan konstruksi program
— High-order test yaitu terjadi ketika software telah selesai diintegrasikan atau dibangun menjadi satu –tidak terpisah-pisah
— Validation test yaitu menyediakan jaminan akhir bahwa software memenuhi semua kebutuhan fungsional, kepribadian dan performa.
Kriteria dari Testing yang telah selesai
• Dengan menggunakan model statisitik dan teori software reliability, model dari kegagalan software-yang tidak terdeteksi selama testing-sebagai fungsi dari waktu eksekusi dapat dikembangkan
• Sebuah versi dari model kegagalan yang disebut logarithmic Poisson execution-time model, memiliki bentuk
Fungsi diatas dapat disederhanakan menjadi
Keterangan
f(t)=jumlah kegagalan secara kumulatif yang diharapkan terjadi ketika software telah diuji dalam waktu tertentu, t.
l0 = inisial intensitas kegagalan software(kegagalan per unit dalam satuan waktu) pada awal testing
p = reduksi secara eksponensial pada intensitas kegagalan atas error yang tidak terdeteksi dan perbaikan yang dibuat
Grafik intensitas kegagalan sebagai fungsi dari waktu eksekusi
ardi4
Argumen Tom Gilb
Yang menyatakan bahwa prosedur berikut harus digunakan jika ingin mengimplementasikan software testing strategy yang sukses
1. Menetapkan seluruh kebutuhan produk software dalam perhitungan sebelum memulai testing
2. Status obyek testing harus jelas
3. Memahami pengguna software dan mengembangkan sebuah profil untuk setiap kategori user
4. Mengembangkan rencana testing yang menekankan pada “rapid cycle testing”
5. Membangun software yang sempurna yang didesain untuk mengetes dirinya sendiri
6. Menggunakan tinjauan ulang yang formal sebagai filter sebelum pengujian
7. Melakukan tinjauan ulang secara formal untuk menilai strategi tes dan kasus tes itu sendiri
8. Mengembangkan pendekatan peningkatan yang berkelanjutan untuk proses testing
Test Unit (Test Level Komponen)
Pengujian unit: Komponen individual yang diuji secara independen untuk memastikan kualitasnya. Fokusnya untuk tidak menutup error pada desain dan implementasi, meliputi:
struktur data pada sebuah komponen
logika program dan struktur program pada sebuah komponen
interface komponen
fungsi dan operasi dari sebuah component
Penguji/tester unit: pengembang dari komponen.
ardi5
Test Integrasi
Test Integrasi: Sebuah group dari component dependent diuji bersama untuk memastikan kualitas dari unit integrasinya. Merupakan teknik sistematik untuk membangun struktur program pada saat melakukan testing untuk mencari error. Secara obyektif untuk mengambil modul unit test dan membangun struktur program yang telah dirancang oleh desainnya
Fokusnya untuk meng-uncover error pada:
ü Desain dan konstruksi arsitektur software
ü Fungsi-fungsi yang terintegrasi atau operasi pada level sub-system
ü Interface dan interaksi diantaranya
ü Integrasi resource dan/atau integrasi lingkungan
Penguji integration: pengembang dan/atau test engineer.
Strategi Pengujian Integrasi
Pendekatan:
a) integrasi non-incremental
b) integrasi incremental
Integrasi non-incremental :
- Big Band
- menggabungkan (atau mengintegrasi) semua bagian dalam sekali.
Keuntungan: - sederhana
Kerugian:
- sulit untuk men-debug, tidak mudah untuk mengisolasi error
- tidak mudah untuk memvalidasi hasil test
- mustahil untuk membentuk sebuah sistem terintegrasi impossible
Integrasi incremental:
mengintegrasi sistem tahap demi tahap(atau bagian demi bagian) dalam sebuah pesanan yang didesain dengan baik.
Tiga metode penting:
a) Top-down
b) bottom-up
c) Sandwich
- menggunakan top-down untuk modul upper-level dan bottom-up untuk modul low-level
Integrasi Top-down
Ide:
- Modul-modul diintegrasi dengan memindahkan downward melalui struktur kontrol. Modul subordinate ke modul kontrol utama digabung ke sistem dalam cara depth-first atau breadth-first.
Proses integrasi(lima langkah):
1. modul kontrol utama digunakan sebagai sebuah test driver, dan stubs disubstitusi untuk semua modul secara langsung ke modul kontrol utama.
2. stub subordinate digantikan sekali satu waktu dengan modul actual.
3. test terkonduksi sebagai tiap modul diintegrasi.
4. pada pelengkapan tiap kumpulan test, stub lainnya diganti dengan modul real.
5. pengujian regresi dapat dikonduksi.
Integration top-down pros dan cons :
- biaya kostruksi stub
- fungsi kontrol utama dapat diuji lebih cepat.
Integrasi Bottom-Up
Ide:
- Modul pada level terbawah diintegrasi pertama, kemudian dengan menggerakkan keatas melalui struktur kontrol.
Proses integration(lima langkah):
1. Modul low-level dikombinasikan ke cluster yang menunjukkan sebuah sub-function software spesifik.
2. sebuah driver ditulis untuk meng-coordinate input dan output test case.
3. Test cluster diuji.
4. Driver dipindah dan cluster digabungkan bergerak ke atas dalam struktur program.
Integrasi bottom-up pros dan cons:
- tidak ada biaya stub
- perlu pengujian driver
- tidak ada sistem yang dapat dikontrol hingga langkah terakhir
Regression Testing
Merupakan aktivitas yang membantu untuk memastikan sebuah perubahan (yang berkaitan dengan testing atau penjelasan lain) tidak menghasilkan perilaku yang tidak diharapkan atau error tambahan
Regression tes terdiri dari 3 kelas, yaitu:
— Sebuah Contoh yang mewakili tes yang akan menguji semua fungsi software
— Tes tambahan yang berfokus pada fungsi software yang tampak yang akan berubah akibat perubahan lain
— Tes yang berfokus pada komponen software yang telah berubah
Validation testing
Uji Validasi : Software yang berintegrasi diuji berdasarkan pada kebutuhan untuk memastikan bahwa kita memiliki produk yang benar.
— Fokus-nya adalah untuk meng-uncover error pada:
- Input/output sistem
— - Informasi fungsi sistem dan data
— - Interface sistem dengan bagian eksternal
— - User interface
— - Perilaku dan performance sistem
Penguji validasi : uji engineer pada orang-orang ITG atau SQA.
Uji Sistem
Uji sistem: Sistem software diuji keseluruhan. Ini memverifikasi semua elemen secara langsung untuk memastikan bahwa semua fungsi dan performance sistem diterima dalam lingkungan target.
Terbagi menjadi 4 bagian yaitu
— Recovery Testing : sistem tes yang menekan software untuk gagal dengan cara yang bervariasi dan memverifikasi perbaikan sendiri dengan baik
— Security Testing : usaha untuk memverifikasi mekanisme perlindungan yang dibuat dalam sistem apakah akan melindunginya dengan semestinya.
— Stress Testing : didesain untuk menghadapi program dengan situasi abnormal.
— Performance Testing : didesain untuk menguji performa software ketika bekerja dalam konteks pengintegraian sistem.
— Pengujian instalasi : didesain untuk menguji prosedur instalasi dan software pendukungnya
Area fokus adalah:
— Fungsi dan performance sistem
— Reliability(ketersediaan) dan recoverability (kemampuan menutup/recovery test) sistem
— Instalasi (uji instalasi) sistem
— Perilaku pada kondisi tertentu (uji tekanan dan load) sistem
— Operasi user (acceptance test/alpha test/) sistem
— Integrasi dan kolaborasi hardware dan software
— Integrasi software eksternal dan sistem
Penguji sistem : uji engineer pada orang-orang ITG atau SQA.
Saat sebuah sistem akan dikeluarkan sebagai sebuah produk software, suatu proses pengujian yang disebut pengujian beta sering digunakan.
Rencana Uji
Rencana uji berhubungan dengan mengeset standar untuk pengujian proses dibanding penggambaran pengujian produk.
Test plan/rencana uji terdiri atas:
- standar untuk proses pengujian
- resource yang diperlukan (hardware, software dan engineer)
- jadwal pengujian (pengujian task dan milestones)
- uji item (apa yang harus diuji)
- prosedur recording test
(hasil test harus secara sistematis direkam)
- constraint
Test planning adalah sebuah dari suatu test manager.
Sebuah test plan adalah output dari perencanaan.
(Gambar berikut)
ardi6
Debugging
— Gejalanya mungkin sebagai hasil dari masalah pemilihan waktu dibanding masalah proses
— Kemungkinan sulit secara akurat mereproduksi kondisi input
— Gejalanya mungkin terjadi dalam waktu yang dekat berkelanjutan
— Gejalanya mungkin berkaitan dengan penyebab yang didistribusikan melewati sejumlah task yang berjalan pada prosesor yang berbeda
Terdapat 3 kategori pendekatan Debugging
1. Brute force : metode yang paling umum dan lebih efisien untuk mengisolasi penyebab dari error software
2. Backtracking : metode yang dapat berhasil pada program kecil
3. Cause elimination : perwujudan dari induksi atau deduksi dan pengenalan dari konsep binary partitioning

sumber : http://rpl07.wordpress.com

Jumat, 16 Maret 2012

PENGERTIAN PROFESI DAN PROFESIONALISME


PENGERTIAN PROFESI DAN PROFESIONALISME
PROFESI
Profesi adalah suatu kegiatan yang dilakukan seseorang untuk menafkahi diri dan keluarganya dimana profesi tersebut diatur oleh Etika Profesi dimana Etika Profesi tersebut hanya berlaku sesama Profesi tersebut.

menurut DE GEORGE, timbul kebingungan mengenai pengertian profesi itu sendiri, sehubungan dengan istilah profesi dan profesional. Kebingungan ini timbul karena banyak orang yang profesional tidak atau belum tentu termasuk dalam pengertian profesi. Berikut pengertian profesi dan profesional menurut DE GEORGE :

PROFESI, adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.
kode etik (Code of conduct) profesi adalah:
  1. Standarstandar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya.
  2. Standarstandar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilemadilema etika dalam pekerjaan.
  3. Standarstandar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsifungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuankelakuan yang jahat dari anggotaanggota tertentu.
  4. Standarstandar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moralmoral dari komunitas, dengan demikian standarstandar etika menjamin bahwa paraanggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya.
  5. Standarstandar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi.
  6. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undangundang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya.
Tujuan Kode Etik Profesi
Untuk menjunjung tinggi martabat profesi.
Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota.
Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi.
Untuk meningkatkan mutu profesi.
Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi.
Meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi.
Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.
Menentukan baku standarnya sendiri.

PROFESIONAL
PROFESIONAL, adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang.
Adapun ciri-ciri seorang profesional di bidang IT adalah :
·         Mempunyai pengetahuan yang tinggi di bidang TI
·         Mempunyai ketrampilan yang tinggi di bidang TI
·         Mempunyai pengetahuan yang luas tentang manusia dan masyarakat, budaya, seni,  sejarah dan komunikasi
·         Cepat tanggap terhada[ masalah client, paham terhadap isyu-isyu etis serta tata nilai kilen-nya
·         Mampu melakukan pendekatan multidispliner
·         Mampu bekerja sama
·         Bekerja dibawah disiplin etika
·         Mampu mengambil keputusan didasarkan kepada kode etik, bila dihadapkan pada situasi dimana pengambilan keputusan berakibat luas terhadap masyarakat



Kode Etik IT Profesional
Kode etik merupakan suatu ketetapan yang harus diikuti sebagai petunjuk bagi karyawan perusahaan atau anggota profesi. Setujunya, setiap bidang profesi memiliki aturan-aturan/hukum-hukum yang mengatur bagaimana seorang profesional berfikir dan bertindak. Seseorang yang melanggar Kode Etik dikenakan sanksi. Sanksi yang dikenakan adalah mulai dari yang paling ringan, yaitu cuma mendapatkan sebutan “tidak profesional” sampai pada pencabutan ijin praktek, bahkan hukuman pidana pun bisa terjadi.
Sebagai salah satu bidang profesi, Information Technology (IT) bukan pengecualian, diperlukan aturan-aturan tersebut yang mengatur bagaimana para IT profesional ini melakukan kegiatannya. Sejauh yang pernah saya ketahui, belum ada Kode Etik khusus yang ditujukan kepada IT Profesional di Indonesia. Dalam postingan kali ini, saya ingin mengenalkan Kode Etik yang dibuat oleh IEEE Computer Society dan ACM yang ditujukan khusus kepada Software Engineer sebagai salah satu bidang yang perannya makin meningkat di IT.
Ada lima aktor yang perlu diperhatikan:
1.      Publik
2.      Client
3.      Perusahaan
4.      Rekan Kerja
5.      Diri Sendiri
Kode Etik juga mengatur hubungan kita dengan rekan kerja. Bahwa kita harus selalu adil, jujur dengan rekan kerja kita. Tidak boleh kita sengaja mencebloskan rekan kerja kita dengan memberi data atau informasi yang salah/keliru. Persaingan yang tidak sehat ini akan merusak profesi secara umum apabila dibiarkan berkembang.

Kode Etik Seorang Profesional Teknologi Informasi ( TI)
·         Dalam lingkup TI, kode  etik profesinya memuat kajian ilmiah mengenai prinsip atau norma-norma dalam kaitan dengan hubungan antara professional atau developer TI dengan klien, antara para professional sendiri, antara organisasi profesi serta organisasi profesi dengan pemerintah. Salah satu bentuk hubungan seorang profesional dengan klien (pengguna jasa) misalnya pembuatan sebuah program aplikasi.


  • Seorang profesional tidak dapat membua tprogram semaunya, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti untuk apa program tersebut nantinya digunakan oleh kliennya atau user; ia dapat menjamin keamanan (security) sistem kerja program aplikasi tersebut dari pihak-pihak yang dapat mengacaukan sistem kerjanya (misalnya: hacker, cracker, dll).


PROFESIONALISME
Profesionalisme adalah komitmen para profesional terhadap profesinya. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kebanggaan dirinya sebagai tenaga profesional, usaha terus-menerus untuk mengembangkan kemampuan profesional, dst.
profesionalisme adalah tingkah laku, keahlian atau kualitas dan seseorang yang professional (Longman, 1987).
Ada 4 ciriciri profesionalisme:
  1. Memiliki keterampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi.
  2. Memiliki ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
  3. Memiliki sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya.
  4. Memiliki sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.

Watak Kerja Profesionalisme
  1. Kerja seorang profesional itu beritikad untuk merealisasikan kebajikan demi tegaknya kehormatan profesi yang digeluti, dan oleh karenanya tidak terlalu mementingkan atau mengharapkan imbalan upah materiil
  2. Kerja seorang profesional itu harus dilandasi oleh kemahiran teknis yang berkualitas tinggi yang dicapai melalui proses pendidikan dan/atau pelatihan yang panjang, ekslusif dan berat.
  3. Kerja seorang profesional –diukur dengan kualitas teknis dan kualitas moral– harus menundukkan diri pada sebuah mekanisme kontrol berupa kode etik yang dikembangkan dan disepakati bersama di dalam sebuah organisasi profesi.
  4. Menurut Harris [1995] ruang gerak seorang profesional ini akan diatur melalui etika profesi yang distandarkan dalam bentuk kode etik profesi. Pelanggaran terhadap kode etik profesi bisa dalam berbagai bentuk, meskipun dalam praktek yang umum dijumpai akan mencakup dua kasus utama, yaitu:
a. Pelanggaran terhadap perbuatan yang tidak mencerminkan respek terhadap nilai-nilai yang seharusnya dijunjung tinggi oleh profesi itu. Memperdagangkan jasa atau membeda-bedakan pelayanan jasa atas dasar keinginan untuk mendapatkan keuntungan uang yang berkelebihan ataupun kekuasaan merupakan perbuatan yang sering dianggap melanggar kode etik profesi dan.
b. Pelanggaran terhadap perbuatan pelayanan jasa profesi yang kurang mencerminkan kualitas keahlian yang sulit atau kurang dapat dipertanggung-jawabkan menurut standar maupun kriteria profesional.
Sumber :

Kamis, 22 Desember 2011

Pentingnya Manajemen Kontrol Keamanan pada Sistem

Pentingnya Manajemen Kontrol Keamanan pada Sistem

Tujuan pengontrolan adalah untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.

Salah satu tujuan CBIS adalah untuk memberi dukungan kepada manajer dalam
mengontrol area operasinya.

Properti Sistem Yang Memberikan Keamanan
Sebuah system harus mempunyai tiga property (sifat), yaitu :
• Integritas, system akan mempunyai integritas bila ia berjalan menurut spesifikasinya. Perancang system berusaha untuk mengembangkan system yang mempunyai integritas fungsional, yaitu kemampuan untuk melanjutkan operasi, apabila salah satu atau lebih dari komponennya tidak berjalan.
• Audibilitas, ia akan bersifat audible jika ia memiliki visibilitas dan accountability (daya perhitungan). Bila system memiliki audibilitas maka mudah bagi seseorang untuk memeriksa, memverifikasi atau menunjukkan penampilannya.
• Daya kontrol, daya kontrol memungkinan manajer untuk menangani pengerahan atau penghambatan pengaruh terhadap system. Teknik yang efektif untuk mendapatkan daya kontrol system ini adalah dengan membagi system menjadi subsistem yang menangani transaksi secara terpisah.

Tugas Kontrol CBIS
Kontrol CBIS mencakup semua fase siklus hidup. Selama siklus hidup, kontrol dapat dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan, disain dan operasi. Manajer dapat memperoleh kontrol dalam ketiga area secara langsung melalui ahli lain, seperti auditor.

AREA PENGONTROLAN CBIS
* Kontrol Proses Pengembangan
Tujuan dari kontrol pengembangan adalah untuk memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai.
Yang termasuk dalam kontrol pengembangan :
1. Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS
2. Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS
3. Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
4. Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS
5. Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima,
6. Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.
7. Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.


HUBUNGAN KONTROL DENGAN KEAMANAN
1. Keamanan adalah proteksi/perlindungan sumber-sumber fisik dan konseptual dari
bahaya alam dan manusia.
2. 6 cara untuk menembus keamanan data dan Informasi



KONTROL PROSES PENGEMBANGAN
Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dpt memenuhi kebutuhan pemakai
atau berjalan sesuai rencana
1. Fase Perencanaan
Mendefinisikan tujuan dan kendala
2. Fase Analisis & Disain
Mengidentifikasi kebutuhan informasi
Menentukan kriteria penampilan
Menyusun disain dan standar operasi CBIS
3. Fase Implementasi
Mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
Memastikan apakah memenuhi criteria penampilan
Menetapkan prosedur utk memelihara CBIS
4. Fase Operasi & Kontrol
Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC
Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan

KONTROL DISAIN SISTEM
Tujuan untuk memastikan bahwa disainnya bisa meminimalkan kesalahan,
mendeteksi kesalahan dan mengoreksinya.
Kontrol tidak boleh diterapkan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya. Nilai atau
manfaat adalah tingkat pengurangan resiko.
I. Permulaan Transaksi (Transaction Origination)
Perekaman satu elemen data/lebih pada dokumen sumber
1. Permulaan Dokumentasi Sumber
Perancangan dokumentasi
Pemerolehan dokumentasi
Kepastian keamanan dokumen
2. Kewenangan
Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa
3. Pembuatan Input Komputer
Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data input
diproses
4. Penanganan Kesalahan
Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yg
telah dikoreksi ke record entry
5. Penyimpanan Dokumen Sumber
Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi
bagaimana dapat dikeluarkan
II. Entri Transaksi
Entri Transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat
dibaca oleh komputer.
1. Entri Data
Kontrol dalam bentuk prosedur tertulis dan dalam bentuk peralatan
inputnya sendiri. Dapat dilakukan dengan proses offline/online
2. Verifikasi Data
a. Key Verification (Verifikasi Pemasukan)
Data dimasukkan ke sistem sebanyak 2 kali
b. Sight Verification (Verifikasi Penglihatan)
Melihat pada layar sebelum memasukkan data ke system
3. Penanganan Kesalahan
Merotasi record yang telah dideteksi ke permulaan transaksi untuk
pengoreksian
4. Penyeimbangan Batch
Mengakumulasikan total setiap batch untuk dibandingkan dengan total yang sama yang dibuat selama permulaan transaksi
III. Komunikasi Data
Tanggungjawab manajer jaringan dengan menggabungkan ukuran keamanan ke dalam
sistem dan memonitor penampilan untuk memastikan keamanan telah dilakukan dgn
baik
ii. Kontrol Pengiriman Data
iii. Kontrol Channel Komunikasi
iv. Kontrol Penerimaan Pesan
v. Rencana Pengamanan Datacom Secara Keseluruhan
IV. Pemrosesan Komputer
Dikaitkan dengan input data ke komputer dan dibanguun dalam program dan database
i. Penanganan Data
ii. Penanganan Kesalahan
iii. Database dan Perpustakaan Software
# Password # Direktori Pemakai
# Direktori Field # Enkripsi

V. Output Komputer
Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk jadi kepada
pemakai
i. Distribusi
Kontrol pada distribusi laporan berusaha untuk memastikan ketepatan orang yang
menerima output.
ii. Penyeimbangan Departemen Pemakai
Bila departemen pemakai menerima output dari komputer, maka keseluruhan
kontrol dari output dibandingkan dengan total yang sama yang telah ditetapkan
pada waktu pertama kali data input dibuat.
iii. Penanganan Kesalahan
Kelompok kontrol tertentu dapat ditetapkan didalam area pemakai dengan
menjalankan prosedur formal untuk mengoreksi kesalahan.
iv. Penyimpangan Record
Tujuan komponen kontrol yang terakhir ini adalah untuk memelihara keamanan
yang tepat terhadap output komputer dan untuk mengontrol penyelesaian yang sia-sia.
v. Penyeimbangan Operasi Komputer
Kontrol ini memungkinkan pelayanan informasi untuk memverifikasi bahwa semua
batch dan transaksi yang diterima dari departemen pemakai telah diproses.

KONTROL TERHADAP PENGOPERASIAN SISTEM
Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan
keamanan.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan
menjadi 5 area :
1. Struktur organisasional
Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis,
Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya
mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
2. Kontrol perpustakaan
Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana
didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan
media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses
perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
3. Pemeliharaan Peralatan
Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer
(CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang
terjadwal / yang tak terjadwal.
4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang
computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan
penguncian ruang peralatan dan komputer.
5. Perencanaan disaster
i. Rencana Keadaan darurat
Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
ii. Rencana Backup
Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika
terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
iii. Rencana Record Penting
Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan kopi duplikat.
iv. Rencana Recovery
Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas
komunikasi da pasokan-pasokan.

MENGAMANKAN SUMBER DAYA INFORMASI
Perusahaan melakukan investasi besar dalam sumber daya informasinya
Sumber daya tersebar di seluruh organisasi dan tiap manajer bertanggungjawab atas
sumber daya yang berada di areanya, membuat mereka aman dari akses yang tidak
sah

KEAMANAN SISTEM
Tujuan Keamanan Sistem (System Security)
1. Kerahasiaan
Perusahaan berusaha melindungi data dan informasi dari pengungkapan kepada
orang-orang yang tidak berhak
2. Ketersediaan
Tujuan CBIS adalah menyediakan data dan informasi bagi mereka yg berwenang untuk
menggunakannya terutama bagi subsistem CBIS yang berorientasi informasi SIM, DSS
dan SP
3. Integritas
Semua subsistem CBIS harus menyediakan gambaran akurat dari sistem fisik yang
diwakilinya

ANCAMAN KEAMANAN
1. Pengungkapan tidak sah dan pencurian
Jika database dan software tersedia bagi orangorang yang tidak berwenang untuk
mendapatkan aksesnya, hasilnya dapat berupa kehilangan informasi
2. Penggunaan tidak sah
Orang-orang yang biasanya tidak berhak menggunakan sumber daya perusahaan
3. Penghancuran tidak sah dan penolakan jasa Orang dapat merusak / menghancurkan
hardware dan software menyebabkan terhentinya operasi komputer perusahaan
4. Modifikasi tidak sah
5. Jenis modifikasi yang sangat mencemaskan disebabkan oleh sotware yang merusak
yang terdiri dari program lengkap/segmen kode yg melaksanakan fungsi yang tidak
dikehendaki pemilik system
Dasar untuk keamanan terhadap ancaman oleh oangorang yang tidak berwenang adalah
pengendalian akses karena jika orang tidak berwenang ditolak aksesnya ke sumber daya
informasi, perusakan tidak dapat dilakukan

PENGENDALIAN AKSES
1. Identifikasi pemakai (User Identification)
Pemakai mula-mula mengidentifikasi diri sendiri dengan menyediakan sesuatu yang
diketahuinya seperti kata sandi
2. Pembuktian keaslian pemakai (User Authentication)
Pemakai membuktikan haknya atas akses dengan menyediakan sesuatu yang
menunjukkan bahwa dialah orangnya, seperti tanda tangan
3. Otorisasi pemakai (User Authorization)
User Identification dan User Authentication menggunakan profil pemakai / penjelasan
mengenai pemakai yang berwenang User Authorization menggunakan file
pengendalian akses yang menentukan tingkat-tingkat akses yang tersedia untuk tiap
pemakai.

sumber : http:// www.google.com

Cara membuat WBS dengan contoh sesuai dengan Penulisan Ilmiah



Cara membuat WBS dengan contoh sesuai dengan Penulisan Ilmiah

Work Breakdown Structure (WBS) adalah pemecahan atau pembagian pekerjaan ke dalam bagian yang lebih kecil (sub-kegiatan), alasan perlunya WBS adalah :
1. Pengembangan WBS di awal Project Life Cycle memungkinkan diperolehnya pengertian cakupan proyek dengan jelas, dan proses pengembangan WBS ini membantu semua anggota untuk lebih mengerti tentang proyek selama tahap awal.
2. WBS membantu dalam pengawasan dan peramalan biaya, jadwal, dan informasi mengenai produktifitas yang meyakinkan anggota manajemen proyek sebagai dasar untuk membuat perundingan.

Manfaat dari WBS :
Manfaat daftar pekerjaan pada WBS, akan dapat diperkirakan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap pekerjaan tersebut. Perkiraan bisa dilakukan dengan mempertimbangan beberapa hal, antara lain ketersediaan sumber daya dan kompleksitas.

Struktur WBS :

Struktur dalam WBS mendefinisikan tugas-tugas yang dapat diselesaikan secara terpisah dari tugas-tugas lain, memudahkan alokasi sumber daya, penyerahan tanggung jawab, pengukuran dan pengendalian proyek. Pembagian tugas menjadi sub tugas yang lebih kecil tersebut dengan harapan menjadi lebih mudah untuk dikerjakan dan diestimasi lama waktunya.
Model WBS memberikan beberapa manfaat, antara lain :
• Memberikan daftar pekerjaan yang harus diselesaikan
• Analisa WBS yang melibatkan manajer fungsional dan personel yang lain dapat membantu meningkatkan akurasi dan kelangkapan pendefinisian proyek.
• Memberikan dasar untuk mengestimasi mengalokasikan sumber daya, menyusun jadwal, dan menghitung biaya
• Mendorong untuk mempertimbangkan secara lebih serius sebelum membangun suatu proyek .
• Dapat dipergunakan sebagai tool dalam perencanaan manajemen Resiko (Risk Management Planning)


Ada empat macam bentuk dasar dari WBS yang biasa digunakan dalam
proses pembuatan aplikasi penggajian, yaitu :
1. Linear
Linear merupakan struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut. Struktur ini menampilkan satu demi satu tampilan layar secara berurut menurut urutannya dan tidak diperbolehkan adanya percabangan.
Tampilan yang dapat ditampilkan adalah satu halaman sebelumnya atau satu
halaman sesudahnya.
2. Hirarki
Struktur hirarki merupakan suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan data berdasarkan kriteria tertentu.
Tampilan pada menu pertama akan disebut sebagai Master Page atau halaman utama.
Halaman utama ini akan mempunyai halaman percabangan yang dikatakan Slave Page atau halaman pendukung.
Jika salah satu halaman pendukung diaktifkan, maka tampilan tersebut akan bernama Master Page, halaman utama kedua. Pada struktur penjejakan ini tidak diperkenankan adanya tampilan secara linear.
3. Non Linear
Pada struktur non linear diperkenankan membuat penjejakan bercabang. Percabangan ini berbeda dengan percabangan pada struktur hirarki.
Pada navigasi non linear walaupun terdapat percabangan tetapi tiap-tiap tampilan mempunyai
kedudukan yang sama tidak ada pada master page dan slave page.
4. Campuran (Composite)
Struktur penjejakan campuran merupakan gabungan dari ketiga struktur
sebelumnya.

WBS pada penulisan ilmiah saya yang berjudul “APLIKASI PECINTA KARTUN SONIC BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL “.
Kartun sonic merupakan salah satu animasi yang mempunyai daya tarik tersendiri. Kartun yang ide animasinya terdapat pada hewan landak ini mempunyai karakteristik untuk menolong teman-temannya. Dengan adanya kartun sonic ini maka, setiap masyarakat yang memainkan game ini pasti akan mendapat pelajaran dalam solidaritas terhadap sesama. Selain itu dengan adanya animasi-animasi kartun yang baru membuat kartun sonic ini menjadi jarang terlihat lagi di kalangan masyarakat. Website yang sudah ada menceritakan kartun sonic ini hanya ada di versi bahasa inggrisnya.
Penulis mencoba membuat aplikasi Pecinta Kartun Sonic versi Indonesia yang berbasis website dengan tampilan–tampilan yang berbeda, dengan sajian informasi yang cukup lengkap dan suatu sarana komunikasi untuk para penggemar, juga sebagai sarana promosi bagi pecinta asesoris sonic yang dapat di lihat dan di pesan melalui internet.
Untuk membuat aplikasi tersebut, penulis melakukan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Membuat struktur navigasi
2. Merancang storyboard
3. Merancang tampilan input/output
4. Merancang database dengan menggunakan ERD
5. Membuat struktur database dengan menggunakan MySql
6. Membuat halaman web dengan menggunakan Adobe Dreamwaver 8 dan PHP
7. Mengupload website
8. Spesifikasi hardware dan software

Struktur navigasi digunakan untuk menentukan alur atau struktur program. Pada pembuatan website pecinta kartun sonic secara online ini, penulis menggunakan struktur navigasi yang bersifat hirarki karena merupakan suatu struktur percabangan untuk menampilkan data berdasarkan kriteria tertentu. Berikut ini merupakan struktur navigasi campuran








Struktur Navigasi Pecinta Kartun Sonic